Perangkat mobile seperti smartphone saat ini
sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas keseharian kita,
apalagi kita melihat penggunaan Android dan IPhone yang semakin populer. Memang
tak bisa kita pungkiri bahwa Perangkat mobile tersebut sangat membantu kita
dalam beraktifitas, namun dibalik itu semua banyak dari kita yang tidak
menyadari akan bahaya yang bisa ditimbulkan akibat penggunaan perangkat
tersebut bagi kesehatan.
Dibawah ini merupakan beberapa masalah,
tanda-tanda serta cara mengatasi masalah yang bisa timbul dari penggunaan
perangkat smartphone.
1. Penglihatan menjadi terganggu – Dalam dunia kedokteran
dikenal istilah Computer Vision Syndrome atau CVS, merupakan
sekumpulan gejala (sindrom) yang diakibatkan karena sering melihat layar, dalam
hal ini (termasuk) layar smartphone.
Gejala-gejala akibat CVS antara
lain:
– Mata kering atau dry eyes.
– Mata kering atau dry eyes.
– Sakit kepala.
– Pandangan
kabur (blurry vision).
– Bisa mengakibatkan terjadinya rabun jauh.
Untuk mengatasi
atau mengoreksi masalah penglihatan tersebut, penggunaan kacamata, contact lens
atau operasi lasik bisa membantu. Namun demikian, mencegah selalu lebih baik
dari mengobati. Untuk mencegah timbulnya CVS anda bisa melakukan hal sederhana
seperti: sering-sering berkedip ketika menatap layar smartphone, memakai
kacamata proteksi, serta menggunakan tetes mata saline.
2.
Masalah lainnya yang bisa timbul akibat penggunaan smartphone adalah yang
berkaitan dengan penggunaan speaker pada ponsel yang bisa mengakibatkan
gangguan pendengaran. Terdapat 37 persen pengguna ponsel mengalami tinnitus,
merupakan gangguan pendengaran berupa terdengarnya bunyi tidak normal berulang
di telinga. Pengguna yang memakai ponsel rata-rata 10 menit atau lebih dalam
sehari meningkatkan resiko untuk mendapatkan tinnitus menjadi 70 persen. Perlu
diketahui bahwa tidak ada obat yang bisa digunakan untuk mengatasi tinnitus.
Untuk mencegah
tinnitus, anda bisa menset suara speaker ponsel menjadi silence dan hindari
suara yang keras. Selain itu, penting untuk menghindari konsumsi berlebih
garam, kafein, nikotin dan hindari stress. Seringlah berolahraga dan pantau
tekanan darah pada batas normal.
3.
Kelainan postur tubuh. Biasanya, arthritis serta penyakit degeneratif lain
sering pertama kali ditemukan di usia 40 dan 50, akan tetapi kini ditemukan
juga pada pengguna ponsel berusia muda akibat postur tubuh yang salah.
Ditemukan bahwa 91 persen pengguna ponsel terutama yang sering mengirim pesan
text, lehernya sering hiper-flex saat mengirim pesan.
Untuk mencegah
efek buruk itu, sedapat mungkin untuk melakukan istirahat saat menggunakan
smartphone pada waktu yang lama, lakukan olahraga setiap hari secara teratur,
sering melakukan peregangan dan minum air yang cukup.
4.
Gangguan tidur. Ditemukan bahwa radiasi ponsel bisa memperlambat waktu mulai
tidur kira-kira 6 menit disaat stage-4 dari siklus tidur menjadi lebih pendek 8
menit. Selain itu, radiasi non-ionisasi yang berasal dari ponsel, dan orang
yang keseringan menggunakan ponsel lebih dari 10 tahun, 50 persen kemungkinan
terkena tumor otak. Penelitian dari WHO memperlihatkan hubungan antara radiasi
dari ponsel dan kanker otak yang disebut Glioma. Untuk menurunkan faktor resiko
ini, kita bisa mematikan ponsel satu jam sebelum tidur, menggunakan headphones
serta menjaga jarak ponsel sekitar 0.98 inci dari kepala.
5. Ponsel
mencuri perhatian kita. Hal berikut ini mungkin bisa menjadi perhatian kita.
Berbicara di telpon meningkatkan resiko kecelakaan mobil menjadi empat kali seperti halnya mengemudi saat keracunan. Lebih dari itu, bila anda sudah kecanduan menggunakan pesan text di handphone, akan meningkatkan resiko kecelakaan menjadi 23 kali rata-rata.
Berbicara di telpon meningkatkan resiko kecelakaan mobil menjadi empat kali seperti halnya mengemudi saat keracunan. Lebih dari itu, bila anda sudah kecanduan menggunakan pesan text di handphone, akan meningkatkan resiko kecelakaan menjadi 23 kali rata-rata.
Untuk mencegah texting selama
mengendarai, gunakanlah hands-free atau fitur/aplikasi ponsel seperti
voice-to-text. Di mobil-mobil moderen sekarang seperti Ford Fiesta dan sebagian
besar mobil eropa, sudah tersedia fasilitas bluetooth dan voice command
sehingga anda tetap bisa menelpon dan menerima panggilan meskipun sedang
menyetir.
Itulah beberapa dampak buruk dari penggunaan perangkat
mobile smartphone, mudah-mudahan bisa menambah wawasan dan membuat kita menjadi
lebih waspada serta selalu memperhatikan pentingnya kesehatan.
